Ekonomi

Harga Pangan Tinggi, Komisi II DPRD Jabar Berharap PDP Harus Bisa Berperan Stabilkan Harga

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar R. Yunandar R. Eka Perwira mengatakan peran Pusat Distribusi Provinsi (PDP) saat ini belum ideal. Ia menilai saat ini PDP belum bisa mengambil peran dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat Jawa Barat.

“Kondisi yang ada ternyata tidak terlalu menggembirakan, stok pangan seperti beras bisa dibilang tidak ada sama sekali dan ini jauh dari kondisi ideal yang diharapkan pada saat PDP dibentuk supaya bisa berperan menjadi salah satu Stabilisator dan juga Distributor pangan di Jawa Barat,” ujarnya.

Hal tersebut diungkapkan Yunandar di sela kunjungan kerja Pimipinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Cek ketersediaan dan kenaikan harga bahan pokok ke Pusat Distribusi Provinsi (PDP) di Kab. Purwakarta, Rabu (6/2/24).

Yunandar menuturkan tingginya harga pangan di Indonesia saat ini harus menjadi perhatian Pemerintah. Pemprov Jabar dan DPRD lanjut Yunandar, harus memberikan dukungan agar PDP kedepan mempunyai kemampuan menyimpan dan membeli stok pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk nantinya bisa menstabilkan harga di masyarakat.

“Sejalan dengan mulainya panen raya di beberapa daerah, seharusnya kita bisa melihat peluang dimana Jawa Barat bisa memperoleh cadangan pangan kedepan nanti,” jelasnya.

Yunandar menekankan kedepan ekosistem pangan harus dibangun. Bukan hanya PDP yang berperan, tetapi semua pihak yang terkait harus mendapat penugasan secara khusus dalam peranannya untuk menstabilkan dan menyediakan pangan di Jawa Barat dengan harga yang terjangkau dan kebutuhan yang mencukupi.

“Setidaknya semua BUMD di Jabar dilibatkan, semua dinas dilibatkan, bahkan juga ada kerjasama dengan pihak-pihak lain dari swasta maupun BUMN misalnya, dan itu harus dirintis tidak hanya mengandalkan PDP, tetapi juga pemerintah dalam hal ini Gubernur harus turun tangan langsung,” pungkasnya.

Bagikan Informasi Ini :